Berita Utama

Enam Desa di Jatiagung Memproses Pelepasan Kawasan Hutan

JATIAGUNG – Enam desa yang berada di tanah kawasan register 40, Kecamatan Jatiagung saat ini masih berupaya untuk mewujudkan keinginan warga yang menduduki tanah register tersebut hingga memungkinkan diterbitkan sertifikat hak milik.

Selama bertahun-tahun enam desa yakni Desa Sinarrejeki, Desa Sumberjaya, Desa Purwotani, Desa Karangrejo, Desa Sidoharjo dan Desa Margolestari itu masih memperjuangkan keinginan warga tersebut baik melalui anggota dewan, kepala daerah bahkan instansi terkait baik provinsi atau pusat.

“Mengerucut sampai saat ini, kami didatangi oleh tim yang siap mendampingi untuk memperjuangkan pelepasan tanah kawasan ini supaya menjadi hak milik,” kata Feriode, juru bicara enam Kepala Desa itu.

Kemudian, diceritakannya, merekaa mulai intens menggelar pertemuan antara tim pendamping dengan kepala desa di Bulan Juni 2018. Bahkan pernah tim tersebut mengundang pertemuan dengan enam kepala desa berikut membawa pamong desa dan tokoh masyarakat. Untuk Desa Karangrejo sendiri hadir 40 orang pada waktu itu.

“Dalam pertemuan itu, mereka mengatakan bahwasanya mereka siap untuk membantu memperjuangkan keinginan warga kami. Bahkan, hari itu langsung diadakan penentuan titik kordinat dengan GPS,” jelasnya.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut ada tanya jawab, dimana jawaban-jawaban dari tim pendamping sangat meyakinkan peserta pertemuan itu. Saat itu juga mereka (tim pendamping`red) menyebutkan biaya untuk pengurusan pelepasan itu, bukan hanya di depan kepala desa tapi juga di depan masyarakat.

“Jadi masalah biaya itu bukan hanya antara tim pendamping dengan enam kepala desa saja, tapi juga di depan pamong dan tokoh masyarakat dari enam desa. Nominal yang disebutkan itu sebesar Rp176 juta per desa, yang katanya untuk keperluan kepengurusan tersebut,” ungkap Kepala Desa Karangrejo itu.

Kemudian, karena mereka sudah terbawa euforia adanya titik terang dan dengan biaya yang hanya sebesar itu bisa terwujud keinginan masyarakat enam desa itu. Tim pendamping juga menjanjikan setelah terkumpul uang itu, dalam waktu tidak lama bisa mendapatkan surat pelepasan.

“Dilanjutkan lagi, kalau tidak percaya, bapak-bapak berikan saja uang itu 50 persen dulu dan kami berikan fotokopinya,” beber Feriode. (dms)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

Radar Radio adalah jaringan media yang menyajikan berita terkini dan merupakan bagian dari Radar Lampung Group – Fajar Indonesia Network (FIN).


GRAHA PENA LAMPUNG
Jl. Sultan Agung No. 18, Kedaton, Bandar Lampung Telp : (0721) 782306

Copyright © 2018 Radar Radio

To Top